EMPAT HAL MENUJU KESUKSESAN BISNIS

April 24, 2018

Berbisnis sambil berkarier di suatu perusahaan, kini bukan hal yang aneh. Kaum professional, atau yang lebih di kenal dengan sebutan karyawan kantoran, juga berpeluang meraih kesuksesan yang sama.”Tren berbisnis sembari bekerja juga meningkat drastis. Di sela-sela kesibukan profesionalismenya, para karyawan memanfaatkan waktu luang dengan mengelola usaha, mulai dari yang berbasis multilevel marketing hingga usaha kerajinan yang di kembangkan dari hobi,”

Ada empat hal yang perlu diceramati agar Anda dapat menduplikasi kesuksesan di dua dunia. Pertama, disiplin waktu. Prinsip kedisiplinan ini berawal dari disiplin dalam menyusun strategi hingga rencana kerja. Kedisiplinan dalam memandang target kinerja sebagai sesuatu yang harus diraih akan menghantarkan pebisnis pada prestasi, Itulah mengapa kedisiplinan dalam menepati setiap janji akan membawa pada kemajuan bisnis dimasa depan.

Kedua Komitmen. Salah satu komitmen besar yang perlu dibangun adalah melayani. Bayangkan betapa besar semangat yang muncul jika seorang pebisnis menggunakn kata melayani disetiap program operasionalnya. Produksi tidak lagi diartikan sebagai kegiatan menciptakan produk saja, melainkan juga sebagai salah satu bentuk pelayanan kita ke konsumen. Atau pemasaran yang tidak lagi dipahami sebagai tahap persuasive, melainkan membantu konsumen dalam menemukan apa yang menjadi kebutuhannya.

Ketiga, kekuatan jejaring. Salah satu kekuatan bisnis terletak pada jejaring yang dimiliki, mulai dari jejaring dengan pemasok hingga instansi pendukung, baik di bidang pemasaran maupun sector keuangan. Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk membangun jejaring adalah dengan berpartisipasi secara aktif dalam acara seminar-seminar berbasis bisnis. Untuk itu, kita perlu memperhatikan kartu bisnis yang kita miliki. Pastikan agar kartu tersebut dapat dengan mudah mengidentifikasi profil dan karekteristik bisnis yang Anda jalani.

Keempat, keberanian mengambil resiko. Riset terkait kunci sukses bisnis menyebutkan bahwa keberanian seseorang dalam mengambil langkah yang penuh resiko diikuti dengan semangat tinggi untuk meminimalkan resiko tersebut. Hasilnya sudah jelas; yaitu Kemenangan. Namun, pebisnis tetap harus membuat kalkulasi diatas kertas tentang besarnya resiko yang berani ditanggung. Saat risiko lebih besar daripada harapan, di situlah kehadiran inovasi mutlak diperlukan. Indikatornya hanya satu: pebisnis terhindar dari risiko, dan tujuan bisnis tercapai. (POSMARIA SIANTURI)