Targetkan Pengusaha Perempuan Tingkatkan Daya Saing Sampai ke Pangsa Ekspor

February 09, 2018

Bandung-Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia atau IWAPI menargetkan di 2018 para pengusaha wanita, terutama yang tergabung di IWAPI harus mampu meningkatkan daya saing sampai ke pasar ekspor dengan memanfaatkan teknologi komunikasi digital.

“Selama tiga tahun ini, IWAPI fokus terhadap digital marketing mengingat Indonesia sudah lama memasuki era globalisasi, digitalisasi dan modernisasi atau era tanpa batas, dan di rakerda IWAPI Jabar ke 26 ini menjadi momentum untuk mengingatkan dan mendorong kembali cita-cita IWAPI ini agar bisa terwujud,” tutur Ketua Umum DPP IWAPI, Dyah Anita Prihapsari di sela-sela acara Rapat Kerja Daerah Dewan Pengurus Daerah IWAPI Jawa Barat yang ke 26 di Haris Hotel Bandung, Kamis(08/02/2018).

Lebih lanjut Dyah Anita P menjelaskan, alasan IWAPI saat ini fokus terhadap digital marketing dengan menggunakan teknologi digital ini, karena dapat menjangkau dan menjual produk seluas-luasnya dibandingkan dengan tidak menggunakan teknologi komunikasi yang pangsa pasarnya sangat terbatas. Untuk mewujudkan target itu bisa terealisasi, maka IWAPI mendorong para pengusaha wanita terutama yang tergabung di IWAPI agar bisa melek IT.

“Sehingga, bisnis yang sedang digelutinya akan lebih maju karena menggunakan sistem digital marketing, dan itu yang akan Kita dorong,” jelasnya.

Selain meningkatkan daya saing terang dia, dari peningkatan kualitas produk sampai memanfaatkan digital marketing dinilai sangat penting terutama untuk menjangkau pangsa pasar yang lebih luas dari lokal, nasional hingga ekspor. Maka IWAPI dalam hal ini pengurus DPP akan masif melakukan road show di 12 daerah untuk melakukan sosialisasi mengenai peningkatan daya saing dan penerapan teknologi digital yang juga akan menggandeng beberapa pihak yaitu, Kominfo, Telkom masing-masing daerah yang akan kita singgahi nanti.

“Tapi di 12 daerah itu, Jawa Barat tidak masuk karena Jabar sudah sangat luar biasa pengusaha wanitanya yang kebanyakan sudah melek IT dan produknya pun sudah mampu berdaya saing ditambah dengan dukungan Pemerintah Daerahnya yang sangat pro terhadap pengusaha,” terangnya.

Adapun mengingat pentingnya peningkatan daya saing dengan menggunakan teknologi digital supaya bisa masuk ke pasar global (ekspor) tambahnya, IWAPI pusat berharap di rakerda DPD IWAPI Jabar yang ke-26 ini bisa membuat program-program kerja 1 tahun ke depannya yang dapat mendukung dan mendorong cita-cita tersebut terealisasi, dan tidak lupa dalam rakerda ini pun mengevaluasi kerja di tahun sebelumnya dan mampu memperbaiki program yang dinilai tidak jalan dengan baik.

“Di rakerda DPD IWAPI Jabar yang ke-26 ini, saya berharap rakerda yang dilakukan mengevaluasi program yang sudah dilakukan dan dapat membuat program yang bisa memajukan para anggota IWAPI, dan karena rakerda ini menjadi salah satu forum komunikasi antara DPP, DPD dna DPC selama 1 tahun sekali maka mari tingkatkan soliditas menuju kesejahteraan anggota IWAPI, serta dapat memotivasi agar tumbuh wanita-wanita pengusaha baru yang mandiri, ” tambahnya.

IWAPI Berharap Pemda Jabar Terus Pro terhadap Pengusaha Wanita

Disisi lain, pihaknya pun berharap Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk terus mendorong dan mendukung para pengusaha wanita salah satunya melalui program 100.000 pengusaha di Jabar, dan percepatan tumbuhnya UMKM serta memperkuat usaha dengan berbagai kebijakannya.

“Soal dukungan Pemda Jabar, saya sangat mengapresiasinya dan terus mendukung terhadap para UMKM terutama wanita. Saya hanya menitipkan kepada Gubernur Jabar, agar kemitraan yang strategis ini harus tetap dibina dan diharapkan IWAPI menjadi tenaga ahlinya di setiap pelatihan atau apapun itu yang berkaitan dengan pengusaha wanita, karena dengan keterlibatan langsung para pelaku usahanya pelatihan salah satunya akan sangat efektif,” harapnya.

Ketua DPD IWAPI Jawa Barat, Masrura Ramidjal, menambahkan,  diharapkan di rakerda ke-26 ini yang diikuti lebih dari 19 DPC selain mengevaluasi dan membuat progra kerja. Rakerda ini pun menjadi ajang perkenalan produk-produk milik pengusaha wanita yang tergabung di IWAPI melalui bazar, dan terutamanya mentransfer ilmu karena dalam acara rakerda ini pun akan dilaksanakan workshop mengenai peningkatan kualitas produk untuk meningkatkan daya saing terutama saat memasuki pangsa yang lebih luas lagi dengan menggunakan teknologi digital.

 “Hasil  raperda ini Saya harapkan dapat meningkatkan daya saing para pengusaha wanita dengan memanfaatkan teknologi digital demu memajukan ekonomi,” tambahnya.

 Sehingga, produk-produk produksi pengusaha wanita IWAPI tentunya akan naik kelas yang awalnya hanya menyasar pangsa lokal kini menjadi pangsa global dari nasional sampai ke  ekspor.

“Untuk mewujudkannya, selain peningkatan daya saing dan pemanfaatan teknologi. Daya dukung Pemda Jabar pun sangat penting terutama memfasilitasi pelatihan, workshop dan lainnya agar para pengusaha wanita bisa bersaing di pangsa global,” harapnya.

Ditempat yang sama Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan mengatakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan terus mendorong dan mendukung para UMKM baik itu kelompok pengusaha laki-laki terutama wanita dengan kebijakan-kebijakan yang ada. Agar bisa maju, bersaing bebas dan belajar untuk terus memajukan usahanya dengan baik.

 “Terutama demi memajukan para pengusaha wanita yang diharapkan turut berkontribusi terhadap perekonomian di Jabar termasuk secara nasional,” tuturnya.

Disisi lain, pihaknya berharap pengusaha terutama wanita mampu membuka peluang usaha di hulu yang memang baik resiko maupun keuntungan besar. Salah satunya sektor migas, bahan baku baik untuk industri fashion, hingga ke makanan. Sehingga, sektor hulu ini tidak lagi-lagi impor yang menghambat kemandirian ekonomi Jabar.

“Artinya hulu, tengah sampai hilir harus dikelola dengan baik dan Pemda Jabar tentu akan mendukung dari segala sisi seperti keberpihakan bank dan lain-lain,” tegasnya.


http://jabarekspres.com/2018/targetkan-pengusaha-perempuan-tingkatkan-daya-saing-sampai-ke-pangsa-ekspor/