80 Mahasiswa Ikuti Pelatihan Kewirausahaan

March 08, 2018
BANDUNG-Sebanyak 80 orang lolos seleksi dari 150 orang mahasiswa yang mengikuti “Gerakan Mahasiswa Pengusaha” dari 7 (tujuh) Perguruan Tinggi Negeri (PTN)/ PTS yang berada di Kota Bandung. Mereka selanjutnya akan mengikuti pelatihan kewirausahaan yang akan dilaksanakan mulai 8 hingga 10 Maret 2018 di Hotel Shakti Kota Bandung.

Seperti kita ketahui Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (KUKM) RI melaksanakan program Gerakan Kewirausahaan Nasional (GKN) dengan tema “Gerakan Mahasiswa Pengusaha” dari 59 Perguruan Tinggi Negeri (PTN)/ PTS yang berada di Indonesia. Pada 6 Maret 2018 di Bali kegiatan ini diawali dengan penandatanganan MoU antara Kementerian KUKM RI dengan 59 Perguruan Tinggi Negeri (PTN)/ PTS dan media Bali Post group, untuk Jawa Barat dengan Bandung TV.

Jawa Barat ada 7 (tujuh) Perguruan Tinggi Negeri (PTN)/ PTS yang berada di Kota Bandung diantaranya, Universitas Padjadjaran (Unpad), Ikopin, Universitas Telkom, Universitas Sangga Buana, Unversitas Widyatama, Politeknik Bandung (Polban), Politeknik LP3I Bandung.

Dwi Andriani S, Deputi Pengembangan SDM Kemenkop dan UKM RI mengatakan, setelah pelatihan ke-80 peserta akan diseleksi menjadi 20 orang untuk mendapatkan bantuan modal wirausaha pemula. Besarannya maksimal Rp 13 juta per orang. Jawa Barat mendapatkan kuota sebesar Rp 260 juta atau lebih kurang 20 wirausaha pemula.

Kepala Dinas KUK Provinsi Jawa Barat, Dudi Sudradjat Abdurachim menghadiri langsung penandatanganan MoU di Bali mengatakan, pemerintan melalui gerakan ini bertujuan menumbuh dan mengembangkan kewirausahaan di kalangan mahasiswa. Pemerintah ingin mengubah mindset mahasiswa yang awalnya ingin menjadi pekerja atau karyawan setelah lulus, harus diubah menjadi pengusaha.

Dudi menyampaikan pesan Menteri KUKM RI Bapak Puspayoga bahwa, mindset mahasiswa masih berlomba menjadi pegawai negeri atau karyawan. Pola pikir wirausaha masih sangat minim. Mindset mahasiswa harus diubah, dari mindset karyawan menjadi pengusaha. Sekarang sudah terbukti banyak mahasiswa yang berwirausaha sudah kaya meski belum tamat.

Dukungan perguruan tinggi sangat dibutuhkan untuk menumbuhkan minat kewirausahaan di kalangan mahasiswa. Tumbuhnya wirausaha baru dari kalangan mahasiswa akan meningkatkan rasio kewirausahaan nasional. Menurutnya gerakan kewirausahaan  yang terus digalakkan melalui berbagai cara termasuk lewat kampus telah meningkatkan rasio kewirausahaan nasional dari 1,6 persen tahun 2014 menjadi 3,1 persen tahun 2016.

Gerakan Mahasiswa Pengusaha diikuti sebanyak 1.400 orang mahasiswa dari 59 perguruan tinggi dari sembilan provinsi, yaitu Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Sulawesi Selatan dan Bali. Perguruan Tinggi yang ikut antara lain, Universitas Sanggabuana, Universitas Negeri Surabaya, Universitas Padjajaran, Universitas Negeri Yogyakarta, Universitas Katolik Soegijapranata, Universitas Islam Sumatera Utara, Ikopin, Universitas Islam Madura, Poltek LP3I Bandung, Politeknik Negeri Bandung. (ade)