Vokasi UI Gelar Program Literasi Keuangan pada Koperasi

August 21, 2019

Depok, Beritasatu.com - Pendidikan Vokasi Universitas Indonesia (UI) melaksanakan program literasi keuangan bagi para pengurus koperasi simpan pinjam di Kota Depok, Jawa Barat, sebagai upaya transformasi ilmu pengetahuan dan teknologi. Program ini diikuti 36 koperasi yang terdiri dari 15 koperasi syariah dan 21 koperasi nonsyariah (konvensional). Program ini bertujuan membantu koperasi dalam melakukan pencatatan dan pelaporan keuangan. Koperasi yang menjadi peserta antara lain koperasi Al Azhari, Koperasi Serba Usaha (KSU) Syariah Busra, Baitul Maal wa Tamwil (BMT) Berkah Madani, dan KJS Bina Usaha Muhajirin.

"Masih ada koperasi yang memiliki staf dengan kemampuan akuntansi terbatas," kata Ketua Pengabdian Masyarakat Program Pendidikan Vokasi Universitas Indonesia, Titis Wahyuni di Depok, Jawa Barat, Selasa (20/8/2019).

Berdasarkan pendataan Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (DKUM) Kota Depok, dari total 417 koperasi yang terdaftar di Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kota Depok, hanya 375 koperasi yang aktif. Dari 375 koperasi yang aktif, hanya 86 koperasi yang melakukan RAT dan 72 koperasi yang dilakukan penilaian kesehatan. "Padahal penilaian kesehatan itu penting untuk mengukur tingkat Kesehatan koperasi simpan pinjam (KSP) dan usaha simpan pinjam (USP). Itulah mengapa program yang kami gulirkan ini menjadi sangat penting," ujar Titis Wahyuni.

Lebih lanjut Titis mengatakan bahwa setelah mengikuti program ini diharapkan koperasi dapat melakukan pencatatan dan pelaporan keuangan sesuai standar. Koperasi juga diharapkan memiliki kesehatan yang baik sehingga dapat membantu memberikan pinjaman modal kepada para anggotanya. "Dengan demikian pada gilirannya akan meningkatkan pendapatan masyarakat," ujar Titis Wahyuni.

Program Literasi Keuangan Koperasi ini dilaksanakan dalam jangka waktu empat bulan dengan cakupan pelatihan literasi keuangan, penilaian kesehatan serta pendampingan penyusunan laporan keuangan dan penilaian kesehatan koperasi simpan pinjam.

Kepala Bidang Pengawasan dan Bina Usaha DKUM Kota Depok Andi Kuswandi mengatakan, penilaian kesehatan dilakukan hanya untuk koperasi simpan pinjam, bukan untuk semua jenis koperasi. Penilaian kesehatan dilakukan oleh pemerintah sebagai jaminan kepada masyarakat bahwa koperasi tersebut sehat.

"Program pengabdian masyarakat ini juga akan memberikan pendampingan bagi koperasi simpan pinjam syariah dalam penyusunan laporan keuangan dan penilaian kesehatan koperasi simpan pinjam syariah," kata Andi Kuswandi.

sumber: https://www.beritasatu.com/nasional/570580/vokasi-ui-gelar-program-literasi-keuangan-pada-koperasi