Berawal dari Senang Makan Bagelen, Rinny Sariningsih Sukses Jadi Pebisnis

March 31, 2016
Berawal dari senang makan bagelen, Rinny Sariningsih akhirnya membuat bagelen sendiri dan memasarkannya. Bisnis yang dimulainya tahun 2013 ini terus berkembang. Bagelen Calista sekarang menjadi primadona di kalangan pencinta roti kering.


Rinny, yang gemar menyantap bagelen, merasa bosan dengan varian rasa bagelen yang itu-itu saja. Biasanya, bagelen hanya tersedia dalam rasa orisinal dan keju. Rasa itu pula yang didapat Rinny saat membeli bagelen.

Ia lalu mencoba membuat bagelen sendiri. Resepnya, ia cari sendiri. “Setelah jadi, dicobain sama teman. Saya diberi masukan agar bagelen tambah enak,” ucapnya.

Rinny juga belajar dari pengalaman bagaimana membuat bagelen yang saat digigit renyah dan sedap. Hingga ia percaya diri untuk memasarkan produknya.

Untuk pemasaran bagelen, ia punya teman-teman di luar kota yang berperan menjadi agen. Di awal bisnisnya, Rinny memang tak memfokuskan pemasaran di Cimahi, tapi juga di luar kota seperti Sukabumi, Bogor, Depok, Subang, dan Jakarta.

Dengan alat-alat yang dimilikinya, sekarang Rinny bisa memproduksi 400 bungkus bagelen dalam sekali produksi.

Sayang, saat bagelen Calista mulai menanjak, ada cobaan yang menimpa Rinny. Marketing yang bekerja untuknya melakukan kesalahan. Pesanan bagelen sebanyak 200 karton tak kunjung dibayar.

Mengenai nama Calista, Rinny mengatakan itu diambil nama anak keduanya, Calista Shafaa Athilla, yang kini berusia delapan tahun.

Selain bagelen, Rinny juga masih memproduksi bronis. Hanya saja, bronis sistemnya by order alias harus memesan terlebih dahulu.

disunting dari :

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Taufik Ismail

http://jabar.tribunnews.com/2016/01/31/berawal-dari-senang-makan-bagelen

wirausahabarujabar.net