NAVIGATION

Bidang Pemberdayaan Koperasi

MENU

Tupoksi

Tugas Pokok


Bidang Pemberdayaan Koperasi mempunyai tugas pokok menyelenggarakan urusan pemerintahan bidang Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah aspek pemberdayaan Koperasi meliputi usaha Koperasi, pembiayaan Koperasi, serta usaha simpan pinjam yang menjadi kewenangan provinsi.


Fungsi

  1. Penyelenggaraan koordinasi penyusunan dan menghimpun bahan kebijakan teknis pemberdayaan Koperasi;
  2. Penyelenggaraan fasilitasi dan pemberdayaan Koperasi;
  3. Penyelenggaraan kerjasama teknis peningkatan kapasitas dan pemberdayaan Koperasi;
  4. Penyelenggaraan evaluasi dan pelaporan Bidang; dan
  5. Penyelenggaraan fungsi lain sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya.

Rincian Tugas Bidang Pemberdayaan Koperasi

  1. Menyelenggarakan pengkajian program kerja Bidang Pemberdayaan Koperasi;
  2. Menyelenggarakan pengkajian bahan kebijakan teknis dan kerjasama peningkatan kapasitas dan pemberdayaan Koperasi;
  3. Menyelenggarakan koordinasi pembinaan dan pengendalian teknis di bidang pemberdayaan Koperasi;
  4. Menyelenggarakan fasilitasi dan pengembangan usaha Koperasi;
  5. Menyelenggarakan fasilitasi pembiayaan Koperasi;
  6. Menyelenggarakan fasilitasi dan pengembangan usaha simpan pinjam;
  7. Menyelenggarakan pengelolaan data dan informasi serta penyajian data dan informasi pemberdayaan Koperasi;
  8. Menyelenggarakan monitoring pelaksanaan urusan pemerintahan provinsi bidang pemberdayaan Koperasi;
  9. Menyelenggarakan penyusunan pedoman pelayanan lingkup pemberdayaan Koperasi;
  10. Menyelenggarakan Tindak Lanjut Laporan Hasil Pemeriksaan lingkup Bidang;
  11. Menyelenggarakan penyusunan bahan verifikasi, rekomendasi dan menyelenggarakan pemantauan terhadap permohonan dan realisasi bantuan keuangan dan hibah/bantuan sosial di bidang pemberdayaan Koperasi;
  12. Menyelenggarakan penyampaian bahan saran pertimbangan mengenai bidang kelembagaan Koperasi sebagai bahan perumusan kebijakan Pemerintah Daerah;
  13. Memimpin seluruh kegiatan Bidang;
  14. Menyelenggarakan pengkoordinasian dan pembinaan UPTD;
  15. Menyelenggarakan telaahan staf sebagai bahan pertimbangan pengambilan kebijakan;
  16. Meyelenggarakan evaluasi dan pelaporan Bidang Pemberdayaan Koperasi; dan
  17. Menyelenggarakan fungsi lain sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya.


Bidang Pemberdayaan Koperasi, membawahkan:

  1. Seksi Usaha Koperasi;
  2. Seksi Pembiayaan Koperasi;
  3. Seksi Usaha Simpan Pinjam.


1.   SEKSI USAHA KOPERASI

A. Tugas Pokok


Seksi Usaha Koperasi mempunyai tugas pokok melaksanakan fasilitasi aspek usaha Koperasi, meliputi pengelolaan data dan informasi usaha Koperasi, penyusunan standar pelayanan dan fasilitasi aspek usaha Koperasi, penyusunan pedoman dan supervisi aspek usaha Koperasi, penyusunan bahan pembinaan dan pengendalian teknis, kerjasama serta monitoring.



B. Fungsi

  1. Pelaksanaan   koordinasi  penyusunan  dan menghimpun bahan kebijakan teknis usaha Koperasi;
  2. Pelaksanaan pembinaan teknis serta fasilitasi aspek usaha Koperasi;
  3. Pelaksanaan kerjasama teknis dan kemitraan aspek usaha Koperasi;
  4. Pelaksanaan evaluasi dan pelaporan Seksi; dan
  5. Pelaksanaan fungsi lain sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya.
C. Rincian Tugas
  1. Melaksanakan penyusunan program kerja Seksi Usaha Koperasi;
  2. Melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis aspek usaha Koperasi;
  3. Melaksanakan koordinasi, pembinaan dan pengendalian, kerjasama teknis serta fasilitasi aspek usaha Koperasi;
  4. Melaksanakan pengelolaan data dan informasi usaha Koperasi;
  5. Melaksanakan penyusunan standar pelayanan dan fasilitasi aspek usaha Koperasi;
  6. Melaksanakan penyusunan pedoman dan supervisi aspek usaha Koperasi;
  7. Melaksanakan penyusunan bahan pembinaan dan pengendalian teknis aspek usaha Koperasi;
  8. Melaksanakan monitoring pelaksanaan urusan pemerintahan provinsi dalam pembinaan teknis serta fasilitasi aspek usaha Koperasi;
  9. Melaksanakan penyusunan bahan Tindak Lanjut Laporan Hasil Pemeriksaan lingkup Seksi;
  10. Melaksanakan penyusunan bahan verifikasi, rekomendasi dan menyelenggarakan pemantauan terhadap permohonan dan realisasi bantuan keuangan dan hibah/bantuan sosial di bidang pemberdayaan Koperasi;
  11. Melaksanakan penyampaian bahan saran pertimbangan mengenai usaha Koperasi sebagai bahan perumusan kebijakan teknis;
  12. Melaksanakan pengendalian kegiatan Seksi Usaha Koperasi;
  13. Melaksanakan penyusunan bahan pengkoordinasian dan pembinaan UPTD;
  14. Melaksanakan telaahan staf sebagai bahan pertimbangan pengambilan kebijakan;
  15. Melaksanakan evaluasi dan pelaporan Seksi Usaha Koperasi; dan
  16. Melaksanakan fungsi lain sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya.

2.    SEKSI PEMBIAYAAN KOPERASI

A. Tugas Pokok


Seksi Pembiayaan Koperasi mempunyai tugas pokok melaksanakan fasilitasi aspek pembiayaan Koperasi, meliputi pengelolaan data dan informasi pembiayaan Koperasi, penyusunan standar pelayanan dan fasilitasi aspek pembiayaan Koperasi, penyusunan pedoman dan supervisi aspek pembiayaan Koperasi, penyusunan bahan pembinaan dan pengendalian teknis, kerjasama serta monitoring.


B.   Fungsi

  1. Pelaksanaan   koordinasi  penyusunan  dan menghimpun bahan kebijakan teknis pembiayaan Koperasi;
  2. Pelaksanaan pembinaan teknis serta fasilitasi aspek pembiayaan Koperasi;
  3. Pelaksanaan kerjasama teknis aspek pembiayaan Koperasi;
  4. Pelaksanaan evaluasi dan pelaporan Seksi; dan
  5. Pelaksanaan fungsi lain sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya.
C.   Rincian Tugas
  1. Melaksanakan penyusunan program kerja Seksi Pembiayaan Koperasi;
  2. Melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis aspek pembiayaan Koperasi;
  3. Melaksanakan koordinasi, pembinaan dan pengendalian, kerjasama teknis serta fasilitasi aspek pembiayaan Koperasi;
  4. Melaksanakan pengelolaan data dan informasi pembiayaan Koperasi;
  5. Melaksanakan penyusunan standar pelayanan dan fasilitasi aspek pembiayaan Koperasi;
  6. Melaksanakan penyusunan pedoman dan supervisi aspek pembiayaan Koperasi;
  7. Melaksanakan penyusunan bahan pembinaan dan pengendalian teknis aspek pembiayaan Koperasi;
  8. Melaksanakan monitoring pelaksanaan urusan pemerintahan provinsi dalam pembinaan teknis serta fasilitasi aspek pembiayaan Koperasi;
  9. Melaksanakan penyusunan bahan Tindak Lanjut Laporan Hasil Pemeriksaan lingkup Seksi;
  10. Melaksanakan penyusunan bahan verifikasi, rekomendasi dan menyelenggarakan pemantauan terhadap permohonan dan realisasi bantuan keuangan dan hibah/bantuan sosial di bidang pemberdayaan Koperasi;
  11. Melaksanakan penyampaian bahan saran pertimbangan mengenai pembiayaan Koperasi sebagai bahan perumusan kebijakan teknis;
  12. Melaksanakan pengendalian kegiatan Seksi Pembiayaan Koperasi;
  13. Melaksanakan  penyusunan bahan pengkoordinasian dan pembinaan UPTD;
  14. Melaksanakan telaahan staf sebagai bahan pertimbangan pengambilan kebijakan;
  15. Melaksanakan evaluasi dan pelaporan Seksi Pembiayaan Koperasi; dan
  16. Melaksanakan fungsi lain sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya.

3.   SEKSI USAHA SIMPAN PINJAM

A. Tugas Pokok


Seksi Usaha Simpan Pinjam mempunyai tugas pokok melaksanakan fasilitasi aspek usaha simpan pinjam, meliputi pengelolaan data dan informasi usaha simpan pinjam, penyusunan standar pelayanan dan fasilitasi aspek usaha simpan pinjam, penyusunan pedoman dan supervisi aspek usaha simpan pinjam, penyusunan bahan pembinaan dan pengendalian teknis, kerjasama serta monitoring.


B. Fungsi

  1. Pelaksanaan   koordinasi  penyusunan  dan menghimpun bahan kebijakan teknis usaha simpan pinjam;
  2. Pelaksanaan pembinaan teknis serta fasilitasi aspek usaha simpan pinjam;
  3. Pelaksanaan kerjasama teknis aspek usaha simpan pinjam;
  4. Pelaksanaan evaluasi dan pelaporan Seksi; dan
  5. Pelaksanaan fungsi lain sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya.
C. Rincian Tugas
  1. Melaksanakan penyusunan program kerja Seksi Usaha Simpan Pinjam;
  2. Melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis aspek usaha simpan pinjam;
  3. Melaksanakan koordinasi, pembinaan dan pengendalian, kerjasama teknis serta fasilitasi aspek usaha simpan pinjam;
  4. Melaksanakan pengelolaan data dan informasi usaha simpan pinjam;
  5. Melaksanakan penyusunan standar pelayanan dan fasilitasi aspek usaha simpan pinjam;
  6. Melaksanakan penyusunan pedoman dan supervisi aspek usaha simpan pinjam;
  7. Melaksanakan penyusunan bahan pembinaan dan pengendalian teknis aspek usaha simpan pinjam;
  8. Melaksanakan monitoring pelaksanaan urusan pemerintahan provinsi dalam pembinaan teknis serta fasilitasi aspek usaha simpan pinjam;
  9. Melaksanakan penyusunan bahan Tindak Lanjut Laporan Hasil Pemeriksaan lingkup Seksi;
  10. Melaksanakan penyusunan bahan verifikasi, rekomendasi dan menyelenggarakan pemantauan terhadap permohonan dan realisasi bantuan keuangan dan hibah/bantuan sosial di bidang pemberdayaan Koperasi;
  11. Melaksanakan penyampaian bahan saran pertimbangan mengenai usaha simpan pinjam sebagai bahan perumusan kebijakan teknis;
  12. Melaksanakan pengendalian kegiatan Seksi Usaha Simpan Pinjam;
  13. Melaksanakan  penyusunan bahan pengkoordinasian dan pembinaan UPTD;
  14. Melaksanakan telaahan staf sebagai bahan pertimbangan pengambilan kebijakan;
  15. Melaksanakan evaluasi dan pelaporan Seksi Usaha Simpan Pinjam; dan
  16. Melaksanakan fungsi lain sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya.